Diskoperindag Kota Bima Perkuat Sinergi dengan BI NTB dalam Pengembangan Industri Tenun Lokal
Kota Bima – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima mendampingi kunjungan Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat beserta jajaran ke UKM Dina milik Yuyun Ahdiyanti pada Sabtu 4 Juli 2026. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh awak media dari TVRI dan Suara NTB sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus mendorong pengembangan industri tenun khas Kota Bima.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan tidak hanya melihat secara langsung proses produksi dan berbelanja produk tenun, tetapi juga berdialog dengan pelaku usaha mengenai berbagai aspek produksi. Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain motif tenun yang dikembangkan, jenis kain yang diproduksi, serta jenis benang yang digunakan dalam proses pembuatan tenun.
Selain menggali informasi mengenai proses produksi, tim Bank Indonesia juga melakukan identifikasi terhadap kebutuhan yang diperlukan UKM Dina untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Dari hasil identifikasi tersebut, kebutuhan utama yang disampaikan pelaku usaha adalah penambahan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) serta ketersediaan benang premium guna meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.
Yuyun Ahdiyanti merupakan salah satu pelaku UMKM binaan yang telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional. Pada tahun 2024, ia menerima Apresiasi SATU Indonesia Awards di bidang kewirausahaan atas dedikasinya dalam mengembangkan usaha tenun khas Bima dan memberdayakan masyarakat. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa produk tenun Kota Bima memiliki kualitas dan daya saing yang mampu menembus pasar nasional.
Pada tahun 2026, UKM Dina kembali mencatatkan capaian membanggakan dengan dinyatakan lolos kurasi Karya Kreatif Indonesia (KKI), ajang pameran UMKM nasional yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia setiap tahun. Pameran KKI dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) dan menjadi salah satu etalase nasional bagi produk-produk UMKM unggulan dari seluruh Indonesia.
Diskoperindag Kota Bima menyambut baik perhatian dan dukungan Bank Indonesia terhadap pengembangan industri tenun daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta mendorong industri kreatif Kota Bima agar semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Diskoperindag Kota Bima berkomitmen untuk terus memfasilitasi pelaku UMKM agar memperoleh akses pembinaan, peningkatan kapasitas, serta peluang promosi yang lebih luas, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.